Senin, 23 November 2009
Musashi_Buku1_Tanah.prc
Musashi_Buku_2_Air.prc
Musashi_Eiji_Yoshikawa_INDONESIATamat.rar
SAMURAI-Takashi Matsuoka
SAMURAI_BUKU_1
SAMURAI_BUKU_2
Label: 9.NOVEL/CERSIL JEPANG
KLAN OTORI by syauqi-ar
Kisah_Klan_Otori_1_Across_The_Nightingale_Floor
Klan_Otori_BUKU_II_Lian_Hearn
KisahKlanOtoriIII_BrillainceofTheMoon
Kisah_Kisah_Klan_Otori_IV__Full
Label: 9.NOVEL/CERSIL JEPANG
MUSASHI
Musashi_Buku1_Tanah.prc
Musashi_Buku_2_Air.prc
Musashi_Eiji_Yoshikawa_INDONESIATamat.rar
SAMURAI-Takashi Matsuoka
SAMURAI_BUKU_1
SAMURAI_BUKU_2
Label: 9.NOVEL/CERSIL JEPANG

SHOGUN- James Clavell
1 SHOGUN_James_Clavell
2SHOGUN_James_Clavell complet
Label: 9.NOVEL/CERSIL JEPANG

GIRI novel jepangBY MANISE
Bagi orang Jepang berarti kewajiban atau kesetiaan: keharusan paling ketat bagi pendekar pendekar samurai.
Tetapi bagi seorang amerika, istilah itu mempunyai arti lain: balas dendam!
Memadukan intrig internasional, filsafat 0riental, kekerasan yang membawa maut dan nafsu menggelora, GIRI merupakan sebuah kisah menggemparkan dari perbenturan dahsyat dunia Timur dengan dunia Barat, dan kode yang berlaku abadi dari si pemburu mela-
wan yang diburu menjalani ujian
SEORANG PEMBUNUH MASSAL menteror New York, korban korbannya menjadi sasaran suatu bentuk korbanan darah gaya Oriental yang membawa maut.
SERSAN DETEKTIF DECKER, seorang polisi yang menguasai ilmu bela diri, ditugaskan melacak pembunuh itu. Seketika terjeratlah ia dalam suatu jaringan pengkhianatan dan tipu muslihat maut yang terentang dari lorong lorong Saigon hingga pusat pasaran intan di Manhattan dan dunia hitam kota Paris.
Harapan satu satunya bagi Decker untuk bertahan hidup adalah di dalam pelukan seorang wanita Jepang yang eksotik dan cantik:
Seorang wanita yang pandai memadukan seni rangkap dari maut dan nafsu Seorang wanita dengan nafsu membara akan, GIRI yang menyeret Decker dalam pengejaran balas dendam yang setajam mata pedang samurai
PRC TAMAT
Label: 9.NOVEL/CERSIL JEPANG

SCAN BY MANISE
MARC GOLDEN
KERAS.KEJAM DAN BERAPI-API...
Suatn kisah pembalasan dendam yang diwarnai olen merah darah.
ISTANA IKUBA EDO. JEPANG
Pukul 2 pagi, 15 Agustus
Samurai Gongoro Benkai berjalan ke jendela ista-I na, melangkah ke kiri dan menghilang dikegelapan ma I am. Dengan jeli matanya melirik ke sana ke mari. Tak terdenger bunyi jangkrik di celah-celah dinding benteng. Tangan kanannya menggenggam katana Mu-ramasa-nya, pedangnya yang panjang.
Begitu sepi . .. ini yang membuatnya curiga. Tapi tak ada angsa yang memekikkan suaranya yang nya-ring. Katak pun tak berhenti bernyanyi. Pertanda tak ada penjahat yang mencoba menyeberangi jembatan istana.
Pedangnya yang panjang tetap dalam sarung. Pe-dang yang sudah tertarik mempunyai hak untuk mi-num darah. Pedang tak boleh disarungkan tak terpa-kai! Di mana ksatrianya dapat menyembunyikan wa-jahnya? la tak akan bisa disebut pahlawan lagi.
Pedang ini adalah simbol llahi. Dahulu seorang de-wa mencelupkan pedangnya ke dalam lautan, kemu-dian diacungkan di bawah sinar matahari. Tetes-tetes air laut yang berjatuhan membentuk pulau-pulau Je-pang sekarang ini.
Pedang ini adalah jiwa samurai... Sebegei seorang samurai Benkai tergolong orang-orang yang berkedudukan, sehingga diijinkan mem-bawa dai-sho, pedang panjang dan pedang pendek, di-
sisipkan di pinggang dengan bagian tajam ke atas.
download:(1.djvu)(2.djvu)(3.djvu)(4.djvu)(5.djvu)(daisho_6Tamat.djvu)
File other:(jar)(prc)(txt)
Label: 9.NOVEL/CERSIL JEPANG
